Jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi( KPK) menuntut mantan anggota Tubuh Pemeriksa Keuangan( BPK) Rizal Djalil 6 tahun penjara serta denda Rp250 juta subsider 3 bulan kurungan.

” Menuntut biar majelis hakim menjatuhkan pidana terhadap tersangka Rizal Djalil sepanjang 6 tahun penjara ditambah denda Rp250 juta subsider 3 bulan kurungan,” kata Jaksa KPK Arin Kurnia Sari di Majelis hukum Tindak Pidana Korupsi, Jakarta, Senin, 12 April 2021.

Jaksa Arin berkata perihal yang memberatkan perbuatan tersangka merupakan tidak menunjang upaya pemerintah yang lagi melaksanakan pemberantasan korupsi, tersangka tidak berterus cerah, serta mencoreng nama BPK.” Perihal meringankan tersangka belum sempat dihukum,” ucapnya berita liverpool terbaru .

Tidak hanya tuntutan pidana, jaksa memohon majelis hakim supaya menjatuhkan pidana bonus terhadap Rizal buat membayar duit pengganti beberapa Rp1 miliyar kepada negeri paling lambat 1 bulan sehabis vonis berkekuatan hukum senantiasa.

” Bila dalam waktu tersebut tidak dibayar hingga harta barang tersangka disita serta dilelang oleh jaksa. Apabila tidak memadai hingga tersangka dipidana penjara sepanjang satu tahun,” ucap Jaksa Arin. Jaksa pula memohon supaya majelis hakim mencabut hak dalam jabatan publik Rizal sepanjang jangka waktu tertentu.

KPK tadinya mendakwa Rizal Djalil menerima suap Sin$ 100 ribu serta US$ 20 ribu ataupun dekat Rp 1 miliyar terpaut proyek Sistem Air Minum di Departemen Pekerjaan Universal serta Perumahan( PUPR).

Baca Juga : Memandang Bromo dari Dekat dengan Sejuta Pesona Pemandangan

Suap itu diberikan sebab Rizal Djalil menolong Komisaris Utama PT Minarta Dutahutama Leonardo Jusminarta Prasetyo memperoleh proyek pembangunan jaringan distribusi SPAM Hongaria di Departemen PUPR.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *